PEKANBARU (tvOnline24.news) – Terjadinya Ledakan dahsyat di sebuah gudang penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar Bersubsidi yang diduga ilegal, terbakar hebat di kawasan Rumbai Kota Pekanbaru. Kebakaran tersebut diketahui berkisar pukul 00:30 WIB, setelah kobaran api yang begitu dahsyat mewarnai suasana langit pada malam hari. Selain kobaran api yang membara sangat dahsyat itu, juga terjadi ledakan yang menggetarkan kawasan tersebut, Kamis (30/1/2025).

Api yang berkobar berhasil dipadamkan menjelang subuh. Menurut keterangan saksi mata inisial DS, ia pertama kali melihat kobaran api dibagian belakang gudang tersebut. Awalnya, ia mengira ada aktivitas pembakaran ban, namun tak lama kemudian terjadi empat kali ledakan dari dalam gudang tersebut, menyebabkan api semakin membesar dan melahap bangunan di sekitarnya.

“Setelah api semakin membesar dan beberapa kali suara ledakan dahsyat, api pun menyebar ke depan gudang dan membakar bangunan gudang,” jelasnya.

Kobaran si jago merah itu semakin ganas, dan kemudian sekitar pukul 01.00 WIB, mobil Damkar tiba di TKP.

Ketua RW setempat Kamal Efendi mengungkapkan bahwa gudang penimbunan BBM tersebut memang sering beroperasi pada malam hari, dan kami menduga gudang Tersebut sebagai tempat penampungan BBM solar ilegal.

“Untuk pertanyaan siapa pemilik gudang tersebut, sehingga saat ini saya tidak mengetahui siapa pemilik gudang tersebut,” kata Kamal.

Kapolsek Rumbai Iptu Said Khairul Iman, SH MH mengatakan, sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran, termasuk satu unit dari Pertamina Hulu Rokan (PHR), dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

“Setelah kebakaran api terus berkobar dan akhirnya bisa dikendalikan pada pukul 05.30 WIB,”Ucap Kapolsek.

Said menjelaskan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh bahan bakar solar yang tersimpan di dalam gudang.

Dari lokasi ungkap Iptu Said, hasil olah TKP ditemukan beberapa barang bukti yang ada di lokasi, seperti empat dan satu unit mobil tangki biru serta satu unit mobil truk.

“Selain itu kami juga menemukan sekitar 30 tangki penampungan solar tanam, dan tiga unit tangki besar lainnya,” jelas Iptu Said Khairul Iman.

Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Untuk total kerugian akibat kebakaran ini masih dalam proses perhitungan. Pihaknya langsung mengambil langkah cepat dengan mengamankan lokasi kejadian dan memasang garis polisi (Police Line).

“Tim Inafis juga dikerahkan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran serta status hukum gudang tersebut,” katanya.

Proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh. Kami masih mengumpulkan bukti dan mencari tahu siapa pemilik gudang ini.

“Dugaan sementara, kebakaran berasal dari BBM yang tersimpan di dalamnya,” tutup Kapolsek.

 

(Edt/BM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *